Gunung
ijen adalah gunung api bertipe strato volcano, salah satu generasi kerucut
vulkanik setlah pembentukan kaldera ijen. Gunung api ijen dicirikan oleh danau
kawah berukuran ± 960 x 600 meter dengan kedalaman air danau ± 200 meter yang
dibatasi oleh pematang kawah berketinggian antara 2145 sampai 2386 m
d.p.l(Reksowirogo, 1971). Menurut stehn (1938) volume air kawah tersebut
sekitar 36 juta kubik. Gunung ijen merupakan kerucut lapis(compositae cone)
dari generasi post kaldera. Generasi kaldera yaitu gunung api raksasa ijen tua
berumur pleistosen atas ± 300.000 tahun (Sitorus, K, 1990) diberi nama gunung
kendeng oleh Van Bemmelen pada tahun 1941.
Pada suatu waktu sebelum 50.000 tahun yang
lalu gunung ijen tua ini meletus dengan dahsyat dan mengerupsikan aliran
piroklastik disusul oleh erosi jatuhan piroklastik, aliran piroklastik dan
piroklastik’’surge’’. Seluruh batuan ini bersifat batuan apung dan peristiwa
letusan dengan volume erupsi ± 80 kilometer kubik ini mengakibatkan struktur
kaldera di ijen (Sitorus, K.1990)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar