Sabtu, 16 Maret 2013

Kondisi Geologi Gunung Ijen



      Gunung ijen adalah gunung api bertipe strato volcano, salah satu generasi kerucut vulkanik setlah pembentukan kaldera ijen. Gunung api ijen dicirikan oleh danau kawah berukuran ± 960 x 600 meter dengan kedalaman air danau ± 200 meter yang dibatasi oleh pematang kawah berketinggian antara 2145 sampai 2386 m d.p.l(Reksowirogo, 1971). Menurut stehn (1938) volume air kawah tersebut sekitar 36 juta kubik. Gunung ijen merupakan kerucut lapis(compositae cone) dari generasi post kaldera. Generasi kaldera yaitu gunung api raksasa ijen tua berumur pleistosen atas ± 300.000 tahun (Sitorus, K, 1990) diberi nama gunung kendeng oleh Van Bemmelen pada tahun 1941.
      Pada suatu waktu sebelum 50.000 tahun yang lalu gunung ijen tua ini meletus dengan dahsyat dan mengerupsikan aliran piroklastik disusul oleh erosi jatuhan piroklastik, aliran piroklastik dan piroklastik’’surge’’. Seluruh batuan ini bersifat batuan apung dan peristiwa letusan dengan volume erupsi ± 80 kilometer kubik ini mengakibatkan struktur kaldera di ijen (Sitorus, K.1990)
 


Gambar 1 Peta Gunung Ijen (dari www.smandarussholah.sch.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar