AQUIFER
Air tanah adalah kumpulan air di bawah permukaan bumi yang dapat
diperoleh melalui sumur, terowongan, rembesan, pada suatu tebing atau bahkan
melalui pancuran langsung ke permukaan. Jika
airtanah tersebut secara ekonomi dapat dikembangkan dan jumlahnya mencukupi
untuk keperluan manusia, maka formasi atau keadaan tersebut dinamakan lapisan pembawa air atau akuifer baik
berupa formasi tanah, batuan atau keduanya(formasi tanah dan batuan).
Formasi-formasi batuan tersebut mempunyai berbagai macam karakteristik yang
berbeda-beda,yang di istilahkan sebagai berikut :
a.
Aquifer yang merupakan formasi
geologi yang mengandung air dan mampu mengalirkan air melalui kodisi alaminya
atau dapat juga dikatakan sebagai reservoir air tanah lapiasan pembawa air.
b.
Aquiclude merupakan formasi geologi
yang mungkin mengandung airtetapi dalam kondisi alami tidak mampu mengalirkan
air atau dapat juga dikatakan lapisan kedap air,,misalnya tanah lempung.
c.
Aquitard merupakan formasi yang
mampu mengalirkan air tetapi dengan laju yang lambat dibandingkan dengan
aquifer atau dapat dikatakan formasi semi kedap atau leaky aquifer.
d
Aquifuge merupakan formasi geologi
yang tidak mengandung dan tidak mampu mengalirkan aitr atau formasi kedap.
Gambar : Arah Aliran Air Tanah
Aquifer
ini sangat bermacam-macam jenisnya. Berdasarkan kedalamannya aquifer dapat
dibedakan sebagai berikut :
a Aquifer
dangkal yang biasanya ditemukan pada kedalaman antara 0-35 meter yang biasanya
merupakan aquifer tidak tertekan.
b Aquifer
tengah yang mempunyai kedalaman sekitar 40-150 meter dan biasanya tersusun oleh
aquifer semi tertekan sampai tertekan.
c Aquifer
dalam dengan kedalaman lebih dari 150 meter dan biasanya tersusun oleh aquifer
semi tertekan sampai tertekan.
Jika
menurut Krussman Dan Ridder (1970) dalam utaya(1990) menjelaskan bahwa aquifer
dibedakan sebagai berikut :
a. 
a. Akifer Bebas (Unconfined
Aquifer) yaitu lapisan lolos air yang hanya sebagian terisi oleh air dan
berada di atas lapisan kedap air. Permukaan tanah pada aquifer ini disebut
dengan water table (preatiklevel), yaitu permukaan air yang mempunyai tekanan
hidrostatik sama dengan atmosfer.
a. Akuifer Tertekan
(Confined Aquifer) yaitu aquifer yang seluruh jumlahnya air yang dibatasi
oleh lapisan kedap air, baik yang di atas maupun di bawah, serta mempunyai
tekanan jenuh lebih besar dari pada tekanan atmosfer.
c. Akuifer Semi tertekan
(Semi Confined Aquifer) yaitu aquifer yang seluruhnya jenuh air, dimana
bagian atasnya dibatasi oleh lapisan semi lolos air dibagian bawahnya merupakan
lapisan kedap air.
d.Akuifer Semi Bebas (Semi
Unconfined Aquifer) yaitu aquifer yang bagian bawahnya yang merupakan
lapisan kedap air, sedangkan bagian atasnya merupakan material berbutir halus,
sehingga pada lapisan penutupnya masih memungkinkan adanya gerakan air. Dengan
demikian aquifer ini merupakan peralihan antara aquifer bebas dengan aquifer
semi tertekan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar